Tampilkan postingan dengan label feature. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label feature. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Agustus 2026

Cahaya Obor dan Gema Ya Latif: Menjaga Tradisi Tulak Bala di Gampong Suak Nie

pawai obor, ya latif, rabu abeh, tulak bala, suak nie
Di bawah naungan langit malam yang pekat, suasana di pelataran Mesjid At-Taqwa Suak Nie terasa berbeda. Kerumunan warga, mulai dari orang tua hingga anak-anak, berkumpul dengan khidmat. Tak berselang lama setelah azan isya usai dikumandangkan dan jemaah menunaikan salat, sebuah rutinitas tahunan pun dimulai: pawai keliling Tulak Bala.

Ini bukan sekadar jalan santai malam. Ini adalah ritual spiritual, sebuah doa yang diwujudkan dalam langkah kaki dan lantunan zikir, memohon perlindungan Yang Maha Kuasa dari segala marabahaya, musibah, dan penyakit.

Dari pelataran masjid pada malam Rabu (11/8/2026), rombongan mulai bergerak. Rute yang ditempuh tidak main-main. Meraka menyusuri jalan nasional yang masih menyisakan sisa-sisa lalu lalang kendaraan, sebelum akhirnya berbelok masuk ke jalan-jalan sempit di lorong kampung.

Di barisan paling depan, terlihat sebuah becak motor yang telah dimodifikasi sedemikian rupa. Di atasnya, terpasang perangkat soundsystem mini yang menjadi sumber utama pengeras suara. Becak tersebut dikendarai oleh Muhammad Fajar, seorang pemuda desa yang dengan sigap menavigasi rute. Di boncengan becak, duduklah Tgk Ramadhan Abubakar.

Minggu, 19 Juli 2026

Menjemput Ketenangan di Lhok Bubon: Surga Tersembunyi yang Ramah Keluarga


Deru mesin kendaraan dan hiruk-pikuk khas perkotaan seketika menguap begitu kaki menginjak hamparan pasir putih di Pantai Lhok Bubon. Terletak jauh dari kebisingan kota, destinasi pesisir ini menawarkan sebuah kemewahan yang mulai langka di era modern: alam segar yang murni dan ketenangan yang memulihkan jiwa.

Pagi itu, Minggu (19/7/2026) langit biru bersih memayungi perairan Lhok Bubon yang bening. Angin laut berembus lembut, membawa aroma garam yang khas dan menyegarkan udara di sekitar pesisir. Di bawah permukaan air yang jernih, samar-samar terlihat panorama terumbu karang yang menjadi rumah bagi biota laut kecil—sebuah pemandangan memikat bagi siapa saja yang gemar mengintip keindahan bawah air atau sekadar berjalan di tepiannya.

Pantai ini seperti memiliki ruang untuk semua orang. Di satu sudut, tampak beberapa pengunjung dewasa asyik berjemur di bawah hangatnya mentari pagi, sementara yang lain memilih menyusuri batuan karang di tepian pantai dengan joran pancing di tangan, menunggu keberuntungan menyambar umpan mereka. Di sudut lain, beberapa orang menceburkan diri, menikmati segarnya air laut yang tenang.

Minggu, 05 Juli 2026

Menjemput Damai di Masjid Raya Baiturrahman Teunom: Oase Suci Para Musafir Barat Selatan Aceh

Baiturrahman, teunom, aceh jaya

Bagi siapa saja yang kerap melintasi jalur pantai barat-selatan (Barsela) Aceh, penat adalah teman perjalanan yang tak terbantahkan. Berjam-jam meliuk di antara aspal panjang, debu jalanan, dan hamparan samudra terkadang membuat raga butuh jeda. Namun, begitu memasuki kawasan Aceh Jaya, tepatnya di pusat keramaian Pasar Teunom, sebuah kubah megah berdiri kokoh seolah memanggil bersimpuh.

Itulah Masjid Raya Baiturrahman Teunom, sebuah rumah ibadah yang kini menjelma menjadi oase suci paling dinanti bagi para musafir.

Selasa, 30 Juni 2026

Istana Pasir di Lhok Bubon: Hadiah Ulang Tahun Sederhana untuk Aisyah dan Fatih

Pantai karang, samatiga, aceh barat, laut indah
Deru ombak dari kejauhan selalu punya cara tersendiri untuk memanggil jiwa yang penat. Bagi saya, yang hari-harinya dihabiskan dengan memeras keringat di sawah milik ayah di kawasan Suak Nie, Kecamatan Johan Pahlawan, suara alam itu adalah sebuah kemewahan. Namun, Kamis siang itu, 18 Juni 2026, deru ombak terasa berbeda. Ia tidak hanya datang sebagai penghibur lelah, melainkan sebagai lagu ucapan selamat ulang tahun yang paling jujur bagi kedua buah hati kami. 

Jumat, 21 Juli 2017

Menjaga Kelestarian Gambutku #pantaugambut


lahan gambut, pantau gambut, aceh barat
Menjaga kelestarian hutan gambut merupakan kewajiban kita bersama. Di sanalah sumber kehidupan kita, juga flora dan fauna.

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki lahan gambut tropis terluas si dunia. Lahan gambut Indonesia tersebar di pantai timur Sumatra, pantai selatan dan barat Kalimantan, pantai selatan Papua, dan sedikit di Sulawesi, Maluku, dan Jawa.

Lahan gambut mampu penyimpan 75% karbon di atmosfer. Hasil studi WRI menunjukkan bahwa pengeringan lahan gambut tropis mengeluarkan rata-rata 55 metrik ton CO2 setiap tahun atau kurang lebih setara dengan membakar lebih dari 6.000 galon bensin. Lahan gambut yang telah terdegradasi akan rentan terhadap panas dan mudah menimbulkan kebakaran. (wri-indonesia.org)

Rabu, 05 Juli 2017

Ziarah Kubur Menjadi Ajang Silaturrahmi

ziarah makam, reusam, kenduri kuburan, suak nie, meulaboh, aceh barat
ZIARAH kubur tak hanya sebuah Reusam dalam masyarakat Aceh, melainkan sebuah anjuran Rasulullah bagi umat Islam agar selalu mengingat akhirat dan mempersiapkan bekal kembali kepada Allah.

Di Aceh sendiri, ziarah kuburan telah menjadi reusam di setiap gampong. Walaupun berbeda-beda hari pelaksanaannya, namun kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap lebaran. Ada yang melaksanakannya hari ketiga lebaran, ada hari keempat, kelima, bahkan hari kesepuluh.

Seperti halnya di Gampong Suak Nie Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, kegiatan ziarah kuburan dilaksanakan di hari kesepuluh hari raya. Jika Idul Fitri, masyarakat Suak Nie akan ziarah kuburan massal korban tsunami, sedangkan di Idul Adha, masyarakat kendurinya di kuburan lama sebelum tsunami.
Selasa (4/7/2017), hari kesepuluh lebaran tiba, paginya warga melaksanakan gotong royong perawatan komplek kuburan. Kemudian setelah Salat Zuhur, warga menggelar kenduri bersama.

Selasa, 04 Juli 2017

Menilik Wajah Baru Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman, banda aceh, wisata halal, cahaya aceh, serambi mekah, payung elektrik, banda aceh
Subhanallah. Takjub!!!
Terlihat tak pernah reda pengunjung mendatangi Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Destinasi wisata halal unggulan di bumi Serambi Mekkah.

"Belum sampai ke Banda Aceh kalau belum ke Masjid Raya." Kalimat itu seakan dibumingkan kembali di kalangan wisatawan yang datang ke Banda Aceh. Ditambah dengan kemegahan payung elektrik, rasa penasaran pun semakin bertambah.

Setelah payung elektrik bercorak khas Masjid Nabawi, Madinah ini selesai dibangun di Nanggroe Aceh. Diikuti dengan peresmian oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Mei 2017 lalu dan dibuka untuk umum. Foto dan vlog di media sosial tentang wajah baru masjid kebanggaan masyarakat Aceh semakin meningkat. Berbagai angle fotografi diabadikan netizen. Berbagai tanggapan pun bermunculan di setiap postingan.

Jumat, 30 Juni 2017

Puncak Gemilang, Landmark Tapaktuan yang Lagi Hits


Puncak gemilang, tapaktuan, aceh selatan, lhok bengkuang, wisata aceh
Jangan ngaku anak Aceh Selatan jika belum ke tempat ini… Maka oleh karena itu saya menyempatkan untuk pertama kali meski malas untuk ber-alay-alay. Puncak Gemilang, Tapaktuan.” Begitulah caption singkat pada sebuah foto yang diunggah Hafeez di akun instagramnya.
 
Hafeez mengaku memang belum pernah mengunjungi Puncak Gemilang yang terletak di Lhok Bengkuang, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan ini, walaupun ia warga setempat. Begitu pun dengan kami yang datang dari Meulaboh dan Banda Aceh.

Jumat, 25 April 2014

Bertamasya ke Hutan Kota

Bila Anda ingin mencari suasana nyaman di tengah kesibukan kota Banda Aceh, Anda bisa datang ke Hutan Kota BNI Tibang, Banda Aceh. Walaupun tergolong tempat wisata baru di Banda Aceh, namun Anda bisa menemukan udara segar di antara pepohonan dalam hutan di tengah kota ini.

Hutan ini dibangun atas lahan seluas 7.15 ha di Desa Tibang, Banda Aceh. Upaya pembangunannya melibatkan Pemko Banda Aceh, Bank BNI, Yayasan Bustanussalatin, serta masyarakat Gampong Tibang. Awalnya, kawasan Hutan Kota ini merupakan lahan kosong yang terlantar. Namun setelah dibangun dan dirawat, kawasan ini menjadi tempat favorit muda-mudi.

Sabtu, 12 April 2014

Keindahan Gunong Crungcrang

Permandangan alam Aceh, tak kalah indahnya bila dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia. Banyak keindahan alam yang berpotensi dikembangkan untuk memajukan pariwisata di Aceh. Sebagai contoh, permandangan laut di kawasan Gunong Crungcrang, Lageun, Aceh Jaya. Tempat ini terlihat masih alami. Cuma ada beberapa pondok atau gerai tempat singgah yang berdiri sepanjang jalan lama daerah ini.

Sebelum pembangunan jalan besar Meulaboh-Banda Aceh, tempat singgah ini berada di pinggir jalan utama. Para pengendara sering singgah sekedar menghilangkan penat di gerai-gerai. Pohon cemara sebagai peneduh dari sinar matahari. Pengunjung biasanya duduk menghadap laut menikmati permandangan dua pulau kecil yang berada tak jauh dari daratan. Dari atas bukit, kita dapat menyaksikan pecahan ombak menghantam batu karang.

Rabu, 05 Februari 2014

Terapi Kesehatan di Ie Seuum


Pemandangan objek wisata Ie Seum dari atas gunung
Beraktivitas setiap hari kadang membuat tubuh terasa kaku dan lelah. Alam terbuka dengan permandangan sejuk bisa dijadikan sebagai obat. Seperti di permandian Ie Seuum, Krueng Raya, Aceh Besar.

Sesuai dengan namanya, di sini memang terdapat air panas yang keluar dari celah gunung Seulawah. Menurut warga setempat, gunung tersebut merupakan gunung api yang aktif. Dari dahulu kala, ie seuum atau air panas memang sudah terdapat di desa ini. Makanya desa tersebut dinamakan Desa Ie Seuum.

Berjarak sekitar 35 km dari Banda Aceh, tempat wisata yang langka tersebut mengundang pengunjung ramai-ramai berdatangan. Tak hanya dari dalam daerah, turis mancanegara pun turut meramaikan objek wisata permandian air panas ini.

Minggu, 26 Januari 2014

Bukti Keadilan Sultan Iskandar Muda

makam, meurah pupok, iskandar muda
Makam Meurah Pupok
“Mate Aneuk meupat jirat, Gadoh adat pat tamita,” begitulah sebuah ungkapan Sultan Iskandar Muda saat menghukum putra mahkotanya ketika dituduh berbuat salah. Ungkapan tersebut sekarang diabadikan pada sebuah pamplet di samping makam Meurah Pupok dalam komplek Kerkhof Peucut, Banda Aceh.

Jumat, 20 Desember 2013

Ruman Aceh, Bimbel Gratis Kaum Dhuafa

ruman aceh, pustaka, bimbel
Kegiatan anak-anak Ruman
Selain melayani bimbingan belajar gratis bagi anak-anak sekitar, Rumoh Baca Aneuk Nanggroe (Ruman) yang terletak di Punge Blang Cut Banda Aceh ini ramai dikunjungi mahasiswa. Mereka mencari referensi di sana untuk melengkapi tugas kuliah.

Bakda Magrib, rumah type 36 itu dipenuhi puluhan anak-anak usia TK dan SD dari keluarga kurang mampu. Mereka duduk bersimpuh di atas karpet hijau. Beberapa foto kegiatan mereka terpajang di dinding ruang 5x3 meter itu. Lemari buku berdiri tegak di sudut rumah. Pensil warna digerakkan dengan lincah untuk mewarnai gambar yang diberikan Rizki. Sambil menunggu namanya dipanggil ustazah untuk mengaji.

Sabtu, 14 Desember 2013

Belajar Iklan Radio di Binkara FM

radio, binkara banda aceh, iklan
Belajar buat iklan sebenarnya tidak sesulit yang kita bayangkan. Cuma yang paling penting adalah ide awal atau konsep yang akan diiklankan.

Kamis, (12/12/13) kami dari mahasiswa Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry bersilaturrahmi ke radio Binkara FM, yang beralamat di seputaran Gampong Jawa, Banda Aceh. Silaturrahmi ini merupakan bagian dari kuliah kami yang mengambil mata kuliah Paktek Jurnalisme Media Elektronik. Kunjungan ke Binkara FM ini merupakan kunjungan kedua kalinya setelah ke Seulaweut FM pada 21 November 2013 lalu.

Rabu, 23 Oktober 2013

Panorama di Puncak Geurute




Permandangan dari puncak Geurute (dok. Me)
Geurute, memang sejuk jika dipandang. Gunung yang terletak di perbatasan Aceh besar dengan Aceh Jaya ini menyimpan berjuta kisah dan peristiwa. Selain itu, gunung yang hampir seratus persen terdiri dari bebatuan ini memiliki kekayaan yang begitu besar.

Udara mulai terasa sejuk saat kami mulai mendaki pengunungan Geurute. Tebing batu yang tinggi puluhan meter menemani kami sepanjang jalan pengunungan tersebut. Pohon-pohon besar berjejer di sisi jalan. Jurang yang terjal ditambah tikungan yang berliku-liku membuat kami harus berhati-hati melaluinya. Suara kumbang kayu hutan memecahkan keheningan. Deru mesin kendaraan memecah sepinya hutan. Monyet-monyet duduk berjejeran di sepanjang pembatas jalan, menunggu makanan sisa dari pengendara. 

Selasa, 17 September 2013

Pesona Pantai Lampuuk

Permandangan laut di pantai lampuuk (Dok. Me)
Bila anda berkunjung ke Banda Aceh, sempatkan diri Anda mengunjungi tempat-tempat rekreasi yang ada di kawasan Banda Aceh dan sekitarnya. Mengunjungi tempat kreasi kadang diperlukan untuk melepaskan beban pikiran ataupun mencari udara segar, maka tak salahnya kita mengunjungi tempat-tempat bersejarah ataupun menikmati sejuknya udara di pantai. Lampuuk misalnya.

Pantai ini terletak di bagian barat pantai Aceh. Objek wisata ini terletak tidak jauh dari Kota Banda Aceh yang berjarak sekitar 20 KM dari pusat kota. Beragam permandangan alam bisa Anda nikmati di sini. Bagi Anda yang hobi motret, di pantai ini adalah wilayahnya. hehe

Minggu, 15 September 2013

Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh

mesjid agung
Mesjid Agung Meulaboh di malam hari.
Cantik dan menawan. Begitulah ucapan yang patut terucap saat melihat Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh. Mesjid kebanggaan masyarakat Aceh Barat ini, berdiri di desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat.

Keindahan mesjid terlihat dari seni arsitekturnya yang memadukan arsitektur Timur Tengah, Asia, dan Aceh. Mesjid yang memiliki dua menara ini juga merupakan mesjid terbesar di pantai barat Aceh.

Kamis, 17 Maret 2011

Semula Gudang, Kemudian Masjid Keramat


Mentari membakar kulit. Panas. Aspal hitam menyemburkan fatamorgana sehingga membuat pengguna jalan sulit memandang ke depan. Meski demikian tak menyurutkan semangat kami untuk mengunjungi masjid Jamik Syaikhuna di gampong Ujong Pasi, kecamatan Kuala, Nagan Raya yang konon katanya keramat.