Rabu, 08 Juli 2026

Yang Mahal Bukan Remisnya, Tapi Keseruannya

Remis, panga, kerang laut

Aroma gurih masakan lokan khas Aceh masih lekat tertinggal di lidah, meninggalkan jejak kuliner yang memanjakan selera. Namun, bagi kami, petualangan rasa hari itu belum benar-benar usai. Langkah kaki justru membawa kami kembali mendekat ke arah gemuruh ombak, menuju bibir Pantai Panga yang membentang luas.

​Matahari perlahan bergeser, membiarkan angin laut menyapu wajah dengan bebas. Di sinilah keseruan babak kedua dimulai: mencari remis.

​Di sudut lain pantai, tampak Bang Mawardi dan Bang Jal. Keduanya tak mau kalah berburu dengan alam. Dengan gerakan yang ritmis dan lihai, mereka sibuk melempar dan menarik jala, mengincar ikan-ikan pinggiran laut yang sesekali berkilau diterpa cahaya. Pesisir siang itu benar-benar menjadi panggung bagi kami untuk menjemput rezeki dari alam.

Menembus Pasir Ekstrem Krueng Panga: Kisah Seru Rombongan Meulaboh Berburu Lokan

Panga, aceh jaya, laut, anak anak

Minggu pagi yang cerah, jarum jam baru menunjukkan pukul 08.00 WIB ketika deru mesin Isuzu Panther pick-up warna hitam milik Bang Mawardi mulai membelah jalanan Suak Nie, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Di atas bak terbuka dan kabin mobil, tawa dan obrolan hangat satu rombongan kami membumbung tinggi. Tujuan kami hari itu jelas: berpetualang mencari lokan (kerang rawa) ke Panga, sebuah kawasan pesisir yang eksotis di Kabupaten Aceh Jaya.

Perjalanan melintasi aspal mulus lintas barat Sumatra terasa begitu menyenangkan. Hampir dua jam berlalu tanpa terasa, hingga rimbunnya vegetasi pesisir menyambut kami saat tiba di kawasan Pantai Konservasi Penyu, Aceh Jaya. Namun, petualangan yang sesungguhnya baru saja dimulai dari titik ini.

Minggu, 05 Juli 2026

Menjemput Damai di Masjid Raya Baiturrahman Teunom: Oase Suci Para Musafir Barat Selatan Aceh

Baiturrahman, teunom, aceh jaya

Bagi siapa saja yang kerap melintasi jalur pantai barat-selatan (Barsela) Aceh, penat adalah teman perjalanan yang tak terbantahkan. Berjam-jam meliuk di antara aspal panjang, debu jalanan, dan hamparan samudra terkadang membuat raga butuh jeda. Namun, begitu memasuki kawasan Aceh Jaya, tepatnya di pusat keramaian Pasar Teunom, sebuah kubah megah berdiri kokoh seolah memanggil bersimpuh.

Itulah Masjid Raya Baiturrahman Teunom, sebuah rumah ibadah yang kini menjelma menjadi oase suci paling dinanti bagi para musafir.

Selasa, 30 Juni 2026

Istana Pasir di Lhok Bubon: Hadiah Ulang Tahun Sederhana untuk Aisyah dan Fatih

Pantai karang, samatiga, aceh barat, laut indah
Deru ombak dari kejauhan selalu punya cara tersendiri untuk memanggil jiwa yang penat. Bagi saya, yang hari-harinya dihabiskan dengan memeras keringat di sawah milik ayah di kawasan Suak Nie, Kecamatan Johan Pahlawan, suara alam itu adalah sebuah kemewahan. Namun, Kamis siang itu, 18 Juni 2026, deru ombak terasa berbeda. Ia tidak hanya datang sebagai penghibur lelah, melainkan sebagai lagu ucapan selamat ulang tahun yang paling jujur bagi kedua buah hati kami. 

Kamis, 26 Desember 2019

10 Foto Makro Menarik Menggunakan Kamera Saku

Memotret objek secara makro atau bokeh tidak mesti selalu mengandalkan kamera DSLR atau mirrorless dengan lensa makro.

Bagi sebagian pecinta fotografi, kamera biasa saja pun menghasilkan gambar yang tidak kalah menarik dibandingkan kamera professional. Hal utama yang mesti dikuasai sang pemotret untuk menghasilkan foto menarik mencakup komposisi, angle atau sudut pengambilan, dan pencahayaan.

Senin, 16 Desember 2019

5 Situs Tsunami yang Mesti Anda Kunjungi Saat di Banda Aceh

Mengenang 14 tahun tsunami Aceh, ada sejumlah situs yang bisa dikunjungi saat berada di Banda Aceh. Situs peninggalan bencana besar 26 Desember 2014 itu memberi pelajaran dan pengetahuan besar bagi generasi penerus

Berikut 5 situs peninggalan tsunami yang dirawat menjadi objek wisata dan taman edukasi di Banda Aceh dan sekitarnya.

Jumat, 13 Desember 2019

Melirik Masjid Al Mabrur Ujung Kalak

Dua kaligrafi kuning keemasan terpajang di tiang bagian mihrab Masjid al-Mabrur Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Batu alam warna krem menghiasi dinding bagian atas relief bermotif kubah. Karpet sajadah merah dan hijau dibentang di empat shaf pertama. 10 kipas angin senantiasa aktif di saat shalat jamaah berlangsung.