Tampilkan postingan dengan label aceh barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aceh barat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Desember 2019

Melirik Masjid Al Mabrur Ujung Kalak

Dua kaligrafi kuning keemasan terpajang di tiang bagian mihrab Masjid al-Mabrur Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Batu alam warna krem menghiasi dinding bagian atas relief bermotif kubah. Karpet sajadah merah dan hijau dibentang di empat shaf pertama. 10 kipas angin senantiasa aktif di saat shalat jamaah berlangsung.

Sabtu, 26 Januari 2019

Menikmati Angin di Pantai Ujong Kareung Meulaboh

Meulaboh sebagai ibukota Aceh Barat memiliki pantai wisata yang tak kalah nenarik dengan daerah lain. Pantai-pantai tersebut diantaranya, Pantai Ujong Kareung, Pantai Batee Puteh, Pantai Suak Ribee, Pantai Suak Timah, Pantai Lhok Bubon, Pantai Suak Panteu Breuh dan juga Pantai Suak Geudeubang. Anda bisa memilih pantai tersebut untuk berekreasi,  melepaskan penat, bahkan mengintip spot terbaik untuk menjepret foto.

Nah, kali ini tuloblang akan membawa Anda untuk mengintip pesona pantai Ujong Kareung Meulaboh. Pantai ini memang berada dalam kawasan kota Meulaboh. Tepatnya di Suak Indrapuri Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Karena terletak di semenanjung yang dihiasi hamparan karang, maka pantai ini disebut Ujong Kareung (Ujung Karang).

Selasa, 01 Mei 2018

Cara Unik Menikmati Kopi di Meulaboh

kopi, meulaboh, aceh barat, teuku umar, kopi khop, kopi tubruk
Menikmati kopi khop atau kopi tubruk merupakan kebanggaan tersendiri bagi pengunjung warkop Pantai Kenangan, Meulaboh. Rasa kopi khas Aceh ini disajikan dengan cara unik di warkop ini. Yaitu dengan gaya gelas terbalik alias terlungkup. Penasaran soal rasanya???

Nah, memang benar! Ternyata hampir semua pengunjung ke warkop ini berawal dari rasa penasaran soal rasa kopi khas Bumi Teuku Umar itu. Setelah mencicipi pada sedotan pertama, ternyata membuat pengunjung ketagihan. Emmm, benar saja kalau cita rasa kopi Meulaboh sudah begitu dikenal di masyarakat luas. Tak kalah bila dibandingkan dengan kopi Gayo.

Rabu, 13 Desember 2017

Tugu Parasamya Meulaboh Zaman Old dan Zaman Now

tugu parasamya, meulaboh, aceh barat, taman teuku umar, johan pahlawan
Tugu Parasamya dulu, diambil dari buku Sejarah Aceh Barat
Tugu merupakan landmark suatu daerah yang mudah dikenal pengunjung. Maka tak heran jika desain tugu tersebut berbeda-beda di setiap daerah.

Namun dibalik itu semua, pembangunan suatu tugu juga didasari oleh suatu sejarah penting. Dengan adanya tugu atau monumen tersebut, generasi mendatang akan mengenang sejarah yang pernah terjadi di daerahnya.

Begitu juga di Kota Meulaboh, Aceh Barat, ada beberapa tugu penting berdiri kokoh di Bumi Teuku Umar tersebut. Seperti Tugu Parasamya sebagai tugu penghargaan pemerintah pusat atas pencapaian pembangunan daerah, Tugu Pelor di simpang tiga depan DPRK, Tugu Hijriah di taman dekat Masjid Jamik Nurul Huda, tugu kupiah meukeutop di Batee Puteh, sebagai monumen sejarah mengenang syahidnya pahlawan Teuku Umar, dan beberapa tugu lainnya.

Rabu, 05 Juli 2017

Ziarah Kubur Menjadi Ajang Silaturrahmi

ziarah makam, reusam, kenduri kuburan, suak nie, meulaboh, aceh barat
ZIARAH kubur tak hanya sebuah Reusam dalam masyarakat Aceh, melainkan sebuah anjuran Rasulullah bagi umat Islam agar selalu mengingat akhirat dan mempersiapkan bekal kembali kepada Allah.

Di Aceh sendiri, ziarah kuburan telah menjadi reusam di setiap gampong. Walaupun berbeda-beda hari pelaksanaannya, namun kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap lebaran. Ada yang melaksanakannya hari ketiga lebaran, ada hari keempat, kelima, bahkan hari kesepuluh.

Seperti halnya di Gampong Suak Nie Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, kegiatan ziarah kuburan dilaksanakan di hari kesepuluh hari raya. Jika Idul Fitri, masyarakat Suak Nie akan ziarah kuburan massal korban tsunami, sedangkan di Idul Adha, masyarakat kendurinya di kuburan lama sebelum tsunami.
Selasa (4/7/2017), hari kesepuluh lebaran tiba, paginya warga melaksanakan gotong royong perawatan komplek kuburan. Kemudian setelah Salat Zuhur, warga menggelar kenduri bersama.