Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Desember 2013

Mereka Telah Pergi Bersama Ombak

Sumber foto: http://tsun.sscc.ru
Minggu, cuaca begitu cerah. Matahari mulai meninggi seukuran galah. Kicauan burung terdengar merdu memecahkan keheningan pagi. Ayam-ayam berkotek di kandangnya, menunggu mak datang memberi umpan. Ayah duduk di dekat meja di pojok dapur panggung. Ia memandang ke arah sawah melalui jendela. Mak duduk di dekat tungku kayu bakar sambil menghembus api. Sesekali ia menyeruput kopi panas yang ada di depannya.

Senin, 15 April 2013

Ibuku Kejam



”Ibu, aku masih ingin hidup ibu... aku masih ingin menatap dunia... jangan kau rampas hakku ibu...”

Si bayi menatap ibunya penuh harap. Ia meminta belas kasihan dari ibunya. Ibu yang telah menghadirkannya ke dunia ini. Namun ibunya takkan memperdulikan si bayi. Ia mengabaikan begitu saja permintaan anaknya itu. Walaupun sang buah hati, namun tak ada lagi belas kasihan padanya. Ia memandang darah dagingnya seperti memandang musuh. Ia telah bertekat untuk menghabisi nyawa malaikat kecilnya.