Rabu, 23 Oktober 2013

Panorama di Puncak Geurute




Permandangan dari puncak Geurute (dok. Me)
Geurute, memang sejuk jika dipandang. Gunung yang terletak di perbatasan Aceh besar dengan Aceh Jaya ini menyimpan berjuta kisah dan peristiwa. Selain itu, gunung yang hampir seratus persen terdiri dari bebatuan ini memiliki kekayaan yang begitu besar.

Udara mulai terasa sejuk saat kami mulai mendaki pengunungan Geurute. Tebing batu yang tinggi puluhan meter menemani kami sepanjang jalan pengunungan tersebut. Pohon-pohon besar berjejer di sisi jalan. Jurang yang terjal ditambah tikungan yang berliku-liku membuat kami harus berhati-hati melaluinya. Suara kumbang kayu hutan memecahkan keheningan. Deru mesin kendaraan memecah sepinya hutan. Monyet-monyet duduk berjejeran di sepanjang pembatas jalan, menunggu makanan sisa dari pengendara. 

Catur, Hiburankah?

Bermain catur ketika listrik padam (Dok. Me)
Catur merupakan suatu permainan modern yang berkembang dan telah menjadi budaya bagi masyarakat kita. Di Indonesia, khususnya Aceh, permainan internasional ini dimainkan oleh semua lapisan masyarakat. Hampir semua warong kopi (warkop), menyediakan permainan tersebut.

Permainan yang konon bermula dari India ini, telah berhasil mempengaruhi pola pikir masyarakat Aceh. Banyak diantara masyarakat kita yang lalai dan sibuk memikirkan strategi penyerangan di atas papan catur. Yang lebih sayang lagi, mereka para "penggila" catur menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan misi diatas papan segi empat tersebut. Bahkan mereka lupa akan tugas yang semestinya mereka lakukan.

memang sayang jika dihitung-hitung, berapa banyak waktu yang terbuang percuma untuk menyelamatkan "sang raja" dari serangan musuh di warkop. Padahal jika ia beraktivitas, sudah berapa banyak pekerjaan yang terselesaikan. Namun, inilah permainan, yang mampu menglalaikan semua orang.

Tapi ada juga masyarakat kita bilang, bermain catur itu hanya sekedar menghilangkan stres, melepaskan jenuh, dan hanya untuk hiburan. Alasan demikian masih masuk akal, namun tidak harus menghabiskan waktu berjam-jam juga di meja catur kan?



Sabtu, 12 Oktober 2013

Idul Adha di Mata Anak Rantau



IDUL ADHA, SELAMAT HARI RAYA, WALLPAPER LEBARAN
“Hari ini kita nggak kuliah, kawan-kawan udah pulang kampung semua,” seorang kawan unitku mengirim pesan singkat untukku. Saya maklum saja, tiga hari lagi akan lebaran Idul adha, mereka semua berniat salat Ied bersama orang tuanya.
Memang saya sendiri merasakan, betapa sedihnya jika salat Ied di kampung orang. Tak ada tempat yang bisa kita kunjungi di hari yang spesial itu. Walaupun raut wajah kelihatan gembira, namun di hati tetap ada rasa rindu tuk mencium tangan ibu dan ayah.

Senin, 30 September 2013

Islam Sebagai Agama



A.   Islam Sebagai Agama
Dalam masyarakat Indonesia selain dari kata agama, dikenal pula kata Din dari bahasa Arab dan kata Religi dalam bahasa Eropa. Agama berasal dari kata Sanskit. Satu pendapat mengatakan bahwa kata itu tersusun dari dua kata, a=tidak dan gam=pergi. Jadi tidak pergi, tetap ditempat, diwarisi turuntemurun. Agama memang menpunyai sifat yang demikian. Ada lagi pendapat mengatakan bahwa agama berarti teks atau kitab suci. Dan agama-agama memang mempunyai kitab-kitab suci. Selanjutnya dikatakan lagi bahwa gam berarti tuntunan, memang agama mengandung ajaran-ajaran yang menjadi tuntunan hidup bagi penganutnya.[1]

Selasa, 17 September 2013

Pesona Pantai Lampuuk

Permandangan laut di pantai lampuuk (Dok. Me)
Bila anda berkunjung ke Banda Aceh, sempatkan diri Anda mengunjungi tempat-tempat rekreasi yang ada di kawasan Banda Aceh dan sekitarnya. Mengunjungi tempat kreasi kadang diperlukan untuk melepaskan beban pikiran ataupun mencari udara segar, maka tak salahnya kita mengunjungi tempat-tempat bersejarah ataupun menikmati sejuknya udara di pantai. Lampuuk misalnya.

Pantai ini terletak di bagian barat pantai Aceh. Objek wisata ini terletak tidak jauh dari Kota Banda Aceh yang berjarak sekitar 20 KM dari pusat kota. Beragam permandangan alam bisa Anda nikmati di sini. Bagi Anda yang hobi motret, di pantai ini adalah wilayahnya. hehe

Minggu, 15 September 2013

Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh

mesjid agung
Mesjid Agung Meulaboh di malam hari.
Cantik dan menawan. Begitulah ucapan yang patut terucap saat melihat Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh. Mesjid kebanggaan masyarakat Aceh Barat ini, berdiri di desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat.

Keindahan mesjid terlihat dari seni arsitekturnya yang memadukan arsitektur Timur Tengah, Asia, dan Aceh. Mesjid yang memiliki dua menara ini juga merupakan mesjid terbesar di pantai barat Aceh.

Rabu, 29 Mei 2013

Obat Demam Panggung

Demam panggung merupakan suatu hal yang sering terjadi bagi penceramah, orang yang berpidato ataupun orang yang menyampaikan sesuatu hal di depan khalayak ramai. Hal itu disebabkan karena kurangnya percaya diri  ataupun adanya rasa takut dari orang yang menyampaikannya.
Nah, bagi Anda yang ingin sukses ketika berdiri di depan, ini ada obatnya. Bukan pil dan bukan pula kapsul. Obat ini diberikan oleh seorang dosen ketika mengasuh mata kuliah Praktikum Dakwah. Diantaranya